Epoxy lantai menjadi semakin populer, daya tariknya tentu saja banyak, mulai dari ketahanan lapisan yang telah teruji di lingkungan industri, lalu secara estetika lewat permukaan seamless-nya (tanpa celah nat seperti halnya pada keramik) dan kemudahan pemasangannya bila dibanding sistem lantai resin lainnya.

Epoxy lantai adalah jenis sistem lantai yang terbuat dari kombinasi resin epoxy dan berbagai bahan lainnya untuk menciptakan lantai yang kuat dan tahan lama dibandingkan dengan lantai beton yang belum dilapis. Anda akan banyak menjumpai lapisan epoxy terpasang pada area industri, meskipun juga menarik untuk diterapkan di lingkungan rumah tinggal.

Epoxy lantai dibuat dengan menggabungkan sejumlah lapisan yang membentuk menjadi satu kesatuan sistem lantai yang kuat.

Sistem Epoxy Lantai
Sistem Epoxy Lantai

Umumnya, sistem epoxy lantai ditutup dengan lapisan atas (top coat), jenis lapisan top coatnya pun beragam, sesuai dengan kebutuhan, misalnya saja jika sistem lantai resin ini diterapkan pada area luar ruang, biasanya dipakai top coat yang berbasis polyurethane karena lebih tahan terhadap paparan sinar UV, serta umumnya top coat akan memperpanjang masa pakai lantai.

Dengan diterapkannya cat lantai epoxy ini, lantai beton akan jauh lebih tahan terhadap keausan, terutama sangat cocok pada area dengan lalu lintas yang padat.

Pemasangan Epoxy Lantai

Pemasangan lantai epoxy relatif cepat dan mudah, umumnya aplikator epoxy profesional dapat menyelesaikan proses aplikasi epoxy lantai hanya dalam hitungan beberapa hari.

Berikut ini panduan singkat untuk pemasangan epoxy lantai

Langkah 1. Mempersiapkan permukaan sebelum mengaplikasikan epoxy

Persiapan substrat diperlukan untuk memastikan adhesi antara cat epoxy lantai dan substrat akan cukup kuat. Persiapan permukaan merupakan langkah yang paling penting. Tanpa persiapan yang tepat, lantai bisa rusak, dan biaya perbaikannya pasti akan jauh lebih mahal.

persiapan permukaan beton
Persiapan permukaan beton

Oleh karena itu, jangan pernah meremehkan pentingnya persiapan permukaan beton. Permukaan harus memiliki profil yang agak kasar. Ini akan memudahkan terjadi ikatan mekanis antara primer epoxy dan permukaan beton.

Selanjutnya pastikan permukaan perlu dibersihkan dari noda seperti bahan kimia atau minyak yang dapat menghalangi cat epoxy untuk menempel dengan benar ke substrat.

Metode yang paling umum untuk persiapan permukaan adalah sebagai berikut:

  • Grinding dengan diamond grinding
  • Sanding
  • Shot-blasting
  • Milling (atau scarifying)

Metode persiapan permukaan yang paling populer (dan juga paling fleksibel) adalah dengan alat diamond grinding. Dalam proses pengrindaan lantai ini, Anda dapat menggunakan berbagai jenis alat gerinda tergantung pada kebutuhan Anda. Misalnya jika Anda perlu menggrinding beton kasar, Anda perlu menggunakan alat diamond grinding yang agresif dan kasar. Jika Anda perlu memberikan pengamplasan ringan pada permukaan yang ada, Anda dapat memilih untuk menggunakan alat pengamplasan grit tinggi.

Langkah 2. Bersihkan lantai dari debu

Setelah proses grinding, langkah selanjutnya adalah membersihkan permukaan lantai dari debu. Sebelum pengaplikasian epoxy, harus dipastikan Anda tidak boleh membiarkan debu atau residu apa pun menempel pada permukaan. Kalau tidak, Anda akan memiliki berbagai partikel yang terperangkap di dalam lapisan epoxy Anda nantinya. Hal ini juga dapat membuat adhesi akan melemah secara signifikan. Semakin sedikit debu mikro di permukaan, semakin sedikit material epoxy yang Anda perlukan.

sedot debu di permukaan beton
Menyedot debu di permukaan beton

Gunakan alat vakum industri yang mampu menyedot partikel debu kecil dan memiliki filter.

Langkah 3. Lapis lantai dengan primer epoxy

Pada tahapan ini, permukaan diasumsikan telah siap, maka selanjutnya lakukan pelapisan dengan epoxy primer, tujuannya agar lapisan epoxy utama memiliki daya rekat yang baik dengan substrat atau dasar permukaannya. 

Primer terbilang cukup penting, cat primer atau cat dasar epoxxy ini akan membuat lantai Anda lebih awet dan menambah daya rekat yang lebih baik ke substrat. Selain itu akan menyegel substrat dan mengurangi risiko kegagalan pemasangan epoxy, salah satunya lapisan primer yang dipasang akan mencegah terbentuknya gelembung akibat gas atau uap yang keluar dari pori-pori pada lantai beton.

Epoxy primer juga membantu mengurangi penggunaan material epoxy yang akan dibutuhkan pada tahap selanjutnya.

cat epoxy lantai
Melapis epoxy primer

Dalam beberapa kasus, Anda akan perlu menerapkan epoxy primer lebih dari sekali, seringnya epoxy primer diserap dengan sangat cepat oleh substrat. Ini sangat umum terjadi pada lantai berbasis semen yang berdebu dan lunak. Jangan ragu untuk mengaplikasikan lapisan primer kedua di atas lapisan pertama. Gunakan alat mixer yang tepat untuk mencampur komponen A dan B primer.

Langkah 4. Tambal semua retakan, dengan nat epoxy

Sebelum Anda dapat mulai melapisi, Anda harus memastikan permukaan beton tidak memiliki masalah seperti retakan dan lubang, jika ada, segera tambal.

Tambal beton dengan epoxy
Tambal beton dengan epoxy

Jika Anda memiliki lubang yang besar dan dalam, Anda mungkin perlu mengisinya terlebih dahulu dengan mortar semen yang cepat kering. Anda harus menyelesaikan langkah ini di awal sebelum mengamplas dan mengaplikasikan primer .

Untuk retakan dan lubang yang lebih kecil, Anda dapat menambalnya sebelum atau sesudah mengaplikasikan primer. Namun, kami sering mengamati bahwa banyak retakan menjadi terlihat setelah primer diaplikasikan.

Ada berbagai jenis pengisi epoxy yang bisa Anda gunakan. Salah satu opsinya adalah menggunakan epoxy resin bening dan mencampurnya dengan bahan pengisi (seperti pasir kuarsa atau kalsium karbonat). Anda dapat menambahkan pengisi sebanyak yang diperlukan untuk mendapatkan tekstur dan ketebalan produk yang Anda inginkan.

Jika mencampur resin bening dan menambahkan pengisi, tampaknya terlalu rumit dan berantakan, beli saja epoxy grout yang diperuntukan untuk menambal nat keramik.

Setelah mengisi atau menambal, Anda perlu membiarkan dempul epoxy tersebut mengering selama beberapa jam. Kemungkinan besar itu juga akan membutuhkan sedikit pengamplasan sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.

Langkah 5. Aplikasi lapisan pertama cat epoxy

Jika Anda telah melakukan semua langkah sebelumnya dengan benar, di tahap ini Anda akan mulai untuk mengaplikasikan lapisan pertama.

Lapisan pertama, seringkali berfungsi sebagai alat untuk membantu melihat kondisi substrat atau dasar permukaan yang sebenarnya. Retak dan lubang yang tersisa akan terlihat lebih jelas sekarang!

Lapisan pertama bisa diaplikasikan dengan squeegee atau roller.

epoxy lantai
Epoxy lantai

Saat Anda siap untuk memulai pelapisan, kosongkan semua isi hardener di komponen A. Gunakan mixer listrik dan aduk setidaknya selama dua menit. Jangan berhemat pada pencampuran! Langkah ini sangat penting. Pencampuran yang buruk akan menghasilkan lantai yang norak!

Bergantung pada permukaan yang dipermasalahkan, pastikan Anda memiliki cukup banyak orang yang membantu Anda. Menerapkan epoxy seorang sendiri tidak pernah disarankan, karena produk cenderung memiliki masa pakai (pot life) yang pendek (umumnya 30-45 menit). Anda harus selalu memiliki asisten untuk mempercepat proses pemasangan epoxy lantai, sebelum cat tersebut tidak lagi bisa digunakan.

Jika Anda mengaplikasikan dengan roller, gunakan roller berkualitas baik , karena roller berkualitas buruk mungkin bisa rontok. Juga siapkan kuas cat dan selotip untuk menangani tepian permukaan.

Langkah 6. Pengamplasan dan Pengisian Akhir sebelum mengaplikasikan cat akhir lantai epoksi

Setelah 16-24 jam berlalu, lapisan pertama harus cukup kering, sehingga Anda dapat melanjutkan ke langkah berikutnya.

Anda mungkin melihat berbagai masalah yang muncul seperti retakan dan lubang baru setelah Anda mengaplikasikan lapisan pertama. Juga terkadang debu dan kotoran dapat terperangkap di lapisan pertama.

Jika Anda menerapkan lapisan pertama dengan squegee, akan ada banyak tanda garis yang mungkin terlihat. Anda perlu mengampelas sedikit area tersebut untuk menghilangkan tanda yang mungkin terlihat di lantai akhir. Kemudian gunakan penyedot debu kembali untuk menghapus debu dari permukaan. 

Jika sampai terdapat retakan atau lubang baru, pastikan semua retakan dan lubang baru tersebut tertutup rapat & terisi sebelum memulai lapisan berikutnya. Jika perlu, perpanjang waktu untuk menunggu hingga benar-benar kering.

Langkah 7 Aplikasikan lapisan akhir

Jika Anda mengikuti proses lantai epoxy dalam artikel ini, lapisan akhir seharusnya menjadi langkah termudah.

Sebelum Anda mulai, pastikan seluruh area bersih. Tutup semua jendela dan pintu karena Anda tidak ingin seseorang masuk di lantai yang basah.

Gunakan rol berkualitas bagus. Beberapa aplikator epoxy lantai sering kali menggunakan squeegee untuk menyebar cat epoxy, lalu menggunakan roller untuk mendapatkan permukaan yang seragam. Diperlukan juga sepatu berduri untuk memungkinkan Anda menginjak lapisan basah, dan melangkah ke area mana pun.

Jika Anda menerapkan lapisan akhir ini pada permukaan yang tampak bermasalah misalnya saja tidak rata atau warnanya tampak beda, Anda mungkin benar-benar perlu menerapkan lapisan tambahan di atas lapisan akhir, agar permukaan terlihat sempurna.

Jenis Epoxy Lantai

Epoxy lantai dapat ditemukan dalam berbagai warna dan desain, menjadikannya menarik, dan dapat menyesuaikan anggaran atau preferensi estetika apa pun. Tidak hanya menawarkan banyak pilihan desain, tetapi juga warna dan sistemnya tentu dapat disesuaikan agar sesuai dengan keinginan Anda. Apa pun gayanya, lantai epoxy dapat menambahkan sentuhan unik ke ruangan mana pun.

Jenis high performance epoxy

Jenis high performance epoxy atau epoxy kinerja tinggi, merupakan sistem epoxy lantai yang dirancang khusus untuk memberikan ketahanan ekstra atau mampu bertahan di kondisi lingkungan pabrik yang cukup ekstrim (heavy duty), misalnya lantai harus memiliki ketahanan kompresi tinggi, harus tahan benturan, tahan abrasi dsb.

high performance epoxy
High performance epoxy

Jenis decorative epoxy

Jenis decorative epoxy atau epoxy dekoratif, merupakan sistem epoxy lantai yang dirancang khusus untuk memberikan nilai estetika, paling cocok diterapkan untuk area komersial atau bahkan rumah tinggal, jenis ini bentuknya tidak monoton, bila pada epoxy umumnya warna yang diterapkan itu mono alias satu warna saja, nah pada epoxy jenis dekoratif ini menonjolkan perpaduan warna atau istilahnya multi-color.

Sebagai contoh, ini adalah epoxy flakes, epoxy lantai dengan top coat yang ditabur dengan serpihan flakes, untuk memberikan kesan estetis dan berfungsi sebagai anti-slip di lantai.

Apa itu serpihan flakes? Serpihan ini terbuat dari bahan vinil ataupun akrilik, punya ketebalan yang berkisar antara 4-5 mm, sehingga ketika ditabur ke permukaan, hasil akhirnya akan membuat lantai epoxy tidak terlalu mulus tapi tetap bagus karena akan memiliki tekstur, dan ini yang membuat lantai menjadi tidak licin (anti-slip).

Demikian yang bisa kami tulis untuk menjawab keingintahuan Anda, sampai jumpa di artikel lainnya.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like
Read More

Apa itu Cat Lantai?

Jenis pelapis ini adalah pilihan yang populer dan ekonomis bagi pemilik rumah di wilayah tersebut, karena seringkali sangat tahan lama dan mampu bertahan dalam ujian waktu.
lantai polyurethane
Read More

Apa itu Lantai Polyurethane?

Polyurethane lantai adalah alternatif dari epoxy lantai, materialnya memiliki elastisitas yang lebih tinggi dibanding epoxy dan tahan sinar UV.
epoxy lantai
Read More

Jenis Cat Epoxy Lantai

Table of Contents Hide Jenis Cat Epoxy Lantai Di artikel ini saya akan membahas tentang jenis-jenis cat lantai…