Close

Cegah Pencurian Data Smartphone

Jadilah cerdas tentang apa yang kamu unduh dan instal ke smartphone.

Smartphone

Photo by Christian Wiediger on Unsplash

Menghapus instalan aplikasi yang tidak digunakan secara teratur dari smartphone kamu (dan menonaktifkan izin aplikasi yang tidak perlu) merupakan tindakan yang lebih dari sekadar membersihkan ruang penyimpanan — ini pun membantu menjaga data pribadi kamu tetap aman.

Contoh kasus: Beberapa aplikasi Android pihak ketiga baru-baru ini terlibat dalam pelanggaran data yang memengaruhi jutaan pengguna Facebook dan Twitter.

Twitter mengungkapkan rincian serangan itu dalam posting blog pada hari Senin. Sejumlah aplikasi pihak ketiga yang berisi aplikasi berbahaya dapat mengeksploitasi kerentanan pada smartphone Android untuk mengakses informasi akun Twitter dan Facebook tertentu.

Twitter meyakinkan pengguna, bahwa ini bukan upaya untuk mengambil kendali akun siapa pun, tetapi aplikasi masih dapat mengakses informasi pribadi seperti nama dan bahkan jenis kelamin, serta nama pengguna dan email.

Meskipun kamu merasa aman-aman saja, jadikan ini pengingat yang baik untuk mengaudit aplikasi yang kamu pernah instal pada smartphone:

  • Telusuri melalui jendela aplikasi smartphone kamu dan hapus yang tidak / jarang kamu gunakan dengan mengetuk ikon aplikasi lalu menyeretnya ke “Uninstall” yang muncul.
  • Kamu juga harus memeriksa izin apa yang telah kamu berikan pada aplikasi yang diinstal. Buka menu Pengaturan, cari “permissions“, dan ketuk opsi untuk membuka menu izin aplikasi.
  • Untuk menghapus izin yang tampaknya tidak perlu atau kamu tidak nyaman (ini mungkin sedikit berbeda tergantung pada smartphone dan versi Android kamu). Perhatikan bahwa beberapa aplikasi tidak lagi dapat digunakan jika izin tertentu dinonaktifkan.
  • Jadilah cerdas tentang apa yang kamu unduh dan instal ke smartphone. Jangan memasang aplikasi pihak ketiga yang kamu dapat di luar sumber terpercaya, tidak peduli seberapa menariknya itu, dan selalu unduh dari sumber yang disertifikasi seperti Google Play Store, Amazon Store, atau APK Mirror. Biasakan membaca ulasan aplikasi, memeriksa izin sebelum menginstal, dan memeriksa forum atau halaman dukungan untuk setiap laporan aktivitas berbahaya. Bahkan aplikasi yang kelihatannya sah dari sumber resmi dapat berupa malware.
BACA JUGA  Cara Mempercepat atau Memperlambat Video HTML5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a comment
scroll to top