Video Trailer di Channel YouTube, Bisa Menambah Subscriber?

Di artikel saya ingin menunjukkan seberapa pentingnya menampilan video trailer di channel YouTube Anda.

memulai youtube

Foto: Okky Noisy

Di artikel saya ingin menunjukkan seberapa pentingnya menampilan video cuplikan, atau istilah kerennya disebut video trailer untuk channel YouTube Anda.

Sudah lama tidak menulis tentang topik YouTube Hack, ini adalah kategori yang saya spesialkan, karena telah menyumbang pembaca terbanyak di Ruangcerita.com, salah satu dengan klik terbanyak ada pada artikel berjudul 9 Tips Memilih Nama Channel YouTube Yang Keren Dan Menjual.

Dan, tanpa berbasi basi lagi, kita mulai pembahasannya.

Video Trailer Channel YouTube

Apa itu video trailer channel YouTube?

Video trailer adalah video yang dirancang untuk membantu viewer yang baru berkunjung ke channel YouTube Anda, untuk memahami dengan cepat jenis konten apa yang Anda buat pada saluran YouTube Anda.

Saat diaktifkan, fitur video trailer ini secara otomatis ditampilkan di bagian atas halaman beranda channel YouTube, akan muncul bagi pengunjung yang belum mensubscribe ke channel tersebut.

Seberapa penting video trailer channel YouTube?

Video trailer di channel YouTube Anda bisa menjadi cara yang ampuh untuk menkonversi pengunjung baru menjadi subscriber.

Video trailer ini saya katakan PENTING, setelah channel art (banner) dan ikon foto channel YouTube Anda. Jika Anda memanfaatkan fitur ini, saya yakin pengunjung akan mudah dalam mempelajari lebih mudah tentang manfaat channel YouTube Anda dan segera mensubscribe ketika mereka tertarik.

Saran terbaik

30-90 detik menentukan

Meskipun tidak ada indikator berapa durasi yang sempurna untuk video cuplikan, YouTube menyarankan agar video dibuat “singkat dan padat”.

Dan banyak pakar pemasaran YouTube menyarankan untuk membatasi panjang trailer antara 30-60 detik.

Itu waktu yang sangat singkat.

Ini draft yang saya punya, untuk menjadi acuan Anda membuat alur cerita untuk video trailer channel YouTube Anda, 30-90 detik memberi Anda banyak waktu untuk memasukkan semua yang dibutuhkan untuk mengubah pengunjung menjadi subscriber:

  • Pendahuluan, berisi cerita singkat tentang Anda dan channel YouTube Anda
  • Gambaran umum jenis video yang akan Anda terbitkan
  • Sorot beberapa konten video yang paling banyak ditonton
  • Beritahu jadwal penerbitan video terbaru (opsional)
  • Ajakan untuk mensubcribe

Sebagai contoh, video trailer dari channel Fitness Blender, ini menjadi contoh video cuplikan yang sangat keren untuk dipelajari.

Gunakan Formula “TOP”

Formula “TOP” adalah cara yang mudah dan efektif untuk menyusun konten video trailer untuk channel YouTube Anda.

Begini cara kerjanya:

T = Target penonton

Mulailah membuat video trailer atau cuplikan channel YouTube dengan memberitahukan untuk siapa konten-konten dibuat.

Misalnya, apakah audiens atau penonton Anda:

  • Karyawan?
  • Kontraktor lantai?
  • Produsen cat?
  • Penikmat dekorasi lantai?

Biarkan mereka tahu segera.

Dengan begitu, audiens Anda akan tahu bahwa mereka telah menemukan channel YouTube yang cocok bagi mereka dalam 5-10 detik pertama.

O = Original, cerita yang otentik

Sekarang, setelah audiens Anda tahu bahwa channel Anda dirancang untuk membantu mereka, inilah saatnya untuk mengulas latar belakang Anda.

Disini kesempat Anda secara cepat menceritakan kisah mengapa Anda membuat saluran YouTube. Kisah pribadi ini membantu channel Anda menonjol dari ratusan (atau bahkan ribuan) saluran YouTube lain tentang topik yang sama seperti channel Anda.

P = Pitch

Terakhir, minta audiens atau penonton untuk mensubscribe channel YouTube Anda.

Anda dapat menggunakan istilah ini sesuai keinginan Anda (ini harus sesuai dengan gaya dan kepribadian channel Anda).

Kalimat pitch berikut ini boleh Anda pakai:

  • “Jika ini terdengar bagus, pastikan untuk subscribe sekarang”
  • “Jangan lupa untuk menekan tombol subscribe”
  • “OK, silakan subscribe”
  • “Dan sekarang saatnya untuk Anda mengklik tombol subcribe!”

Berikut ini adalah contoh keren dari channel Video Influcencers, yang secara sempurna menerapkan rumus TOP:

Tampilkan video terbaik

Seperti yang dinyatakan YouTube : “Tampilkan, jangan katakan”.

Ini saran yang bagus. Jelas, Anda harus memberi tahu calon subscriber tentang channel YouTube Anda, mengapa ini bermanfaat dan mengapa Anda membuatnya. Namun jangan lupa juga untuk menunjukkan kepada penonton apa yang diharapkan dari konten video Anda.

Jika sebelumnya Anda sudah sempat menerbitkan beberapa video di YouTube, akan jauh lebih baik. Sertakan video dengan jumlah penonton terbanyak pada trailer, atau video yang Anda rasa paling keren.

Tips: Video sorotan sempurna untuk ditampilkan sebagai b-roll saat Anda berbicara tentang channel Anda.

Berikut ini kembali saya contohkan, sebuah channel YouTube Gemma Stafford, ia menampilkan banyak sorotan dari video lain miliknya ke dalam trailernya. Kereen!

Optimalkan Judul dan Deskripsi Video

Judul dan deskripsi video trailer channel Anda muncul di sebelah video di halaman utama channel YouTube Anda:

Jadi, penting membuat judul dan deskripsi yang mendukung pesan di video trailer Anda.

Dengan kata lain, cobalah untuk menghindari judul yang terdengar umum seperti: “Video Trailer 2020”.

Saya sarankan untuk membuat judul trailer yang menarik, seperti: “Selamat datang di …” atau “Mengapa Anda Harus Subcribe …”.

Draft ini bisa menjadi acuan Anda dalam membuat judul yang menarik.

  • Tagline atau positioning Anda
  • Jenis video apa yang Anda buat
  • Jadwal penerbitan
  • Ajakan untuk subscribe

Ini adalah contoh video trailer dengan judul dan deskripsi yang bisa Anda pelajari, sangat menarik dari iSURFTRIBE.

Kiat dan Strategi Tingkat Lanjut

  • Go “Trailerless”: Beberapa YouTubers membuang trailer tradisional. Sebagai gantinya, mereka menggunakan salah satu video terbaik mereka sebagai video trailer. Secara khusus, mereka menggunakan video yang telah terbukti mengkonversi paling banyak dari penonton menjadi subcriber.
  • Gunakan naskah (atau outline): Bahkan jika Anda biasanya tidak merencanakan video Anda, pertimbangkan untuk menggunakan naskah atau garis besar khusus untuk video cuplikan Anda.
  • Representasi: Anda ingin video trailer Anda mewakili video yang Anda buat. Meskipun formatnya mungkin berbeda dari yang biasa Anda lakukan, lakukan yang terbaik untuk mempertahankan tampilan, rasa, dan kepribadian video Anda di trailer.
  • Asumsikan penonton tidak mengenal Anda: Penting untuk menganggap bahwa penonton belum tahu banyak tentang Anda atau channel YouTube Anda. Faktanya, banyak orang yang melihat video trailer hanya melihat satu atau dua video Anda. Jadi jangan takut untuk memperkenalkan diri dan menjelaskan apa yang membuat channel Anda unik.
  • Tambahkan End Screen: YouTube akan secara otomatis menambahkan tombol berlangganan di layar ketika trailer Anda berakhir:

Tentu Anda juga bisa menambahkan end screen 10-20 detik di akhir trailer Anda (seperti yang Anda lakukan pada akhir video normal). Ini memberi kesempatan bagi penonton Anda untuk mensubscribe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Leave a comment
scroll to top