Tiga Bulan Setelah Bapak Pergi
Grief tidak datang saat pemakaman. Ia datang tiga bulan kemudian, saat kamu tidak sengaja menemukan tape tua di gudang — dan menyadari betapa banyak hal yang tidak pernah kamu tanyakan.
Baca cerita iniJelajahi berdasarkan pengalaman
Cerita Terbaru
Lihat semuaApa itu Sayang?
Dulu, aku tidak paham apa arti kata sayang,
Gaji Pertama
Saya tahu persis apa yang akan saya lakukan dengan gaji pertama. Ternyata tidak ada satupun yang benar.
Di Antara Dua Bendera
Sepuluh tahun di Belanda. Terlalu lama untuk menyebut Indonesia rumah, terlalu asing untuk menyebut Belanda rumah. Ada n…
Bukan Dokter yang Dipesan
Bapak ingin saya jadi dokter. Saya jadi pelukis. Percakapan terakhir kami tentang itu terjadi di rumah sakit — dengan po…
Isi Kepalaku
Jurnal tentang hidup dengan anxiety. Bukan panduan, bukan motivasi. Hanya cerita dari dalam — jujur, tidak dramatis, dan…
Cinta di Umur Tiga Puluhan
Saya jatuh cinta untuk pertama kalinya di umur tiga puluh dua. Ternyata sama sekali tidak seperti yang saya bayangkan wa…
Surat yang Tidak Pernah Sampai
Di antara barang-barang ibu yang sudah pergi, ada sekotak surat untuk seseorang yang tidak pernah kami kenal. Seorang pr…
Jakarta Bukan Tempat Pulang
Sepuluh tahun merantau dari Palu ke Jakarta. Cerita ini bukan tentang sukses. Ini tentang hal-hal yang kamu korbankan un…
Penulis yang Patut Diikuti
Semua penulisKamu juga punya cerita yang layak diceritakan.
Bergabunglah dengan penulis Ruang Cerita — tidak perlu jadi penulis profesional.
Cukup jujur, dan mulai menulis.